Kematian datang tiba-tiba.
Pagi ini ada kabar mengejutkan yang datang ketika raga ini masih belum sepenuhnya bangun.
Orang yang kami sayangi dikabarkan kembali kepada Nya.
Kontan kepanikan semua orang terbangun. Masing-masing orang bergerak dalam pikirannya.
Kembali ingatan ini akan memori yang telah terajut bersamanya.
Rasanya masih baru kemarin kenangan itu kami lakukan bersama-sama.
Aku masih belum cukup mengenal sosoknya. Masih banyak yang ingin kudengar ceritanya.
Mencoba merangkai kata perpisahan yang akan aku bisikkan lembut di telinganya. Untuk terakhir kalinya....
Begini kah rasanya ditinggalkan, begitu hampa...
Bagaimana jika kabar itu tidak benar?
Hanya kebetulan nama yang sama yang kami dengar.
Bukan orang yang kami sayangi yang dipanggil.
Bukan orang yang masih kudengar banyak ceritanya yang dipanggil.
Dan tidak seharusnya hari ini aku mengucapkan salam perpisahan untukknya.
Tuhan meluruskan jalan ceritanya,
Dia yang dipanggil bukan milik kami
Semua hanya kebetulan nama...............
Semoga orang yang meninggal diberikan kedamaian di alam sana.
Kami turut berbela sungkawa, setidaknya kami merasakan perasaan ditinggal oleh yang terkasih.