para pengendara itu perlu diajarkan tentang etika berlalu lintas.
karena tak selamanya jalan raya itu milik pengendara.
tak ingatkah ada julukan bagi kami yang menggunakan jalan tanpa kendaraan.
ya, itulah kami p e j a l a n k a k i ! ! !
kami tidak melaju dengan kecepatan mesin.
kami selalu was-was jika terlampau dekat dengan kendaraan.
tapi sayang, jalan yang dibuat untuk kami banyak yang diembat.
dengan sisa ruang yang sempit kami menyusuri jalan raya yang penuh dengan monster bermesin.
membuat udara lebih BAU dan udara lebih panas.
harus berdiri berapa lama kaki ini untuk menuju seberang.
wah...para pengendara itu tak sadar kami ini menyeberang.
mereka melihat ke titik depan saja.
melihat sudah sedekat mana mereka dengan tujuan.
semakin cepat semakin baik, kemarahan mereka tunjukkan dengan suara klakson atau umpatan atas apa yang menghalangi jalan mereka.
mereka benci dihalangi...
kami tak punya HATI mengumpat semua yang menghalangi jalan kami.
kami menunggu dengan sabar pengendara yang berhati besar untuk merendahkan kecepatan dan mengijinkan kami lewat.
lihat dan ijinkan kami lewat, terlebih jika kami di tempat yang semestinya kami berada.
karena tak selamanya jalan raya itu milik pengendara.
tak ingatkah ada julukan bagi kami yang menggunakan jalan tanpa kendaraan.
ya, itulah kami p e j a l a n k a k i ! ! !
kami tidak melaju dengan kecepatan mesin.
kami selalu was-was jika terlampau dekat dengan kendaraan.
tapi sayang, jalan yang dibuat untuk kami banyak yang diembat.
dengan sisa ruang yang sempit kami menyusuri jalan raya yang penuh dengan monster bermesin.
membuat udara lebih BAU dan udara lebih panas.
harus berdiri berapa lama kaki ini untuk menuju seberang.
wah...para pengendara itu tak sadar kami ini menyeberang.
mereka melihat ke titik depan saja.
melihat sudah sedekat mana mereka dengan tujuan.
semakin cepat semakin baik, kemarahan mereka tunjukkan dengan suara klakson atau umpatan atas apa yang menghalangi jalan mereka.
mereka benci dihalangi...
kami tak punya HATI mengumpat semua yang menghalangi jalan kami.
kami menunggu dengan sabar pengendara yang berhati besar untuk merendahkan kecepatan dan mengijinkan kami lewat.
lihat dan ijinkan kami lewat, terlebih jika kami di tempat yang semestinya kami berada.