Rabu, 26 Oktober 2011

PEJALAN KAKI

para pengendara itu perlu diajarkan tentang etika berlalu lintas.
karena tak selamanya jalan raya itu milik pengendara.
tak ingatkah ada julukan bagi kami yang menggunakan jalan tanpa kendaraan.
ya, itulah kami  p e j a l a n  k a k i ! ! !
kami tidak melaju dengan kecepatan mesin.
kami selalu was-was jika terlampau dekat dengan kendaraan.
tapi sayang, jalan yang dibuat untuk kami banyak yang diembat.
dengan sisa ruang yang sempit kami menyusuri jalan raya yang penuh dengan monster bermesin.
membuat udara lebih BAU dan udara lebih panas.
harus berdiri berapa lama kaki ini untuk menuju seberang.
wah...para pengendara itu tak sadar kami ini menyeberang.
mereka melihat ke titik depan saja.
melihat sudah sedekat mana mereka dengan tujuan.
semakin cepat semakin baik, kemarahan mereka tunjukkan dengan suara klakson atau umpatan atas apa yang menghalangi jalan mereka.
mereka benci dihalangi...
kami tak punya HATI mengumpat semua yang menghalangi jalan kami.
kami menunggu dengan sabar pengendara yang berhati besar untuk merendahkan kecepatan dan mengijinkan kami lewat.
lihat dan ijinkan kami lewat, terlebih jika kami di tempat yang semestinya kami berada.


Selasa, 25 Oktober 2011

The Beauty

Bisa kembali melihat kehidupanmu yang lalu, itu sebuah kesempatan besar untuk bisa mempelajari sisi burukmu.
Semua orang disekelilingmu tumbuh, tapi yang aneh kamu merasa terjebak pada satu masa.
Mereka begitu cantik, seperti ulat yang berubah menjadi kupu-kupu.
Keanggunan mereka terlihat, semua orang mengaguminya.
Bagaimana kabarmu sekarang?
Masihkah kamu bergulat dengan kedengkian, segala yang negatif dan keluhan-keluhan yang tak pernah Berhenti digumamkan?
Sebagai sosok tak ubahnya seperti tanaman yang layu, hidup tapi tak bergairah, tak ada semangat.
Sudah tertinggal terlalu jauh dengan kupu-kupu.
Mereka sudah terbang tinggi, mereka sudah terlampau banyak.
Keindahan mereka menutupmu, hampir menenggelamkanmu.
Siapa yang akan menemanimu, berubahlah sesuai denga keindahan yang tercipta sejak dulu.
Semua ada dalam ragamu sebelum raga itu menjadi cantik.
Temukan keindahannya dalam ragamu.


Kembali Tempat yang hangat akan selalu dirindukan  Aku pernah ada di situ Kenangan indah menjadi penunjuk jalan pada rumah Aku akan kembali ...